Menempuh Perjalanan Panjang Demi Ujian CPNS

Menempuh Perjalanan Panjang Demi Ujian CPNS Peserta ujian Seleksi Kompetensi Bidang CPNS Mentawai. (Foto: Silvester Suntoro/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT—Perjalanan panjang demi mengikuti ujian masuk CPNS di Mentawai ditempuh Rahmayanti, perempuan asal Kota Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat.  Naik mobil dari kotanya ke Padang, ia lalu melanjutkan naik kapal menyeberang ke Tuapeijat, ibu Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Saya lulusan sekolah Keperawatan, ambil penempatan di Puskesmas Siberut Barat, Betaet, kalau lulus CPNS saya siap mengabdi, kalau tempat sih tidak jadi masalah, yang penting lulus dulu,” katanya saat ditanya pada Rabu (12/12/2018) di Kantor BKPSDM Mentawai usai mengikusi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), tes kedua seleksi CPNS di Mentawai.

Ia menempuh perjalanan dari Padang Panjang ke Pelabuhan Bungus 2,5 jam, kemudian naik kapal KMP. Gambolo pukul 19.00 WIB, sampai Pelabuhan Tuapeijat pukul 06.00 WIB esok paginya, berangkat Kamis (6/12) malam, sampai Tuapeijat Jumat (7/12) pagi. Sesampai di Tuapeijat ia mencari penginapan di kawasan Km 0 Sipora Utara. Kebetulan dikatakannya, di Tuapeijat dia juga ada keluarga yang sudah lama tinggal di Tuapeijat. “Kalau dari Padang Panjang naik travel, tapi enaknya lagi kalau diantar sama keluarga, kalau ongkos kapal Rp100 ribu sampai Tuapeijat,” ujarnya, Rabu (12/12).

Di Tuapeijat ia tinggal di penginapan. “Pengeluaran penginapan berkisar Rp75 ribu sampai Rp100 ribu ditambah makan, dan ongkos kapal, lumayan juga, untung hanya beberapa hari, tak sampai seminggu, jika tidak, uang bisa habis,” katanya.

Ia mengaku mengeluarkan uang hampir Rp1 juta untuk biaya tes ke Mentawai.  “Satu juta lebih lah, selama di Mentawai, tapi tidak apa - apa, untuk mencapai suatu tujuan itu memang harus berkorban sih,” ucap Rahmayanti.

Sementara sambil menunggu hari ujian CPNS, ia menginap selama tiga hari, kebetulan ia ujian hari pertama pada Senin (10/12/2018) dan tentunya bisa pulang langsung ke Padang dengan kapal KMP. Ambu - Ambu yang sudah bersandar di Pelabuhan Tuapeijat, dimana kapal KMP. Ambu - Ambu berangkat Senin malam, pukul 19.00 WIB. “Kalau naik kapal cepat biaya tranportasinya mahal, namun kalau naik kapal besar lebih irit lagi,” katanya.

Ia mengaku memilih ambil formasi di Kepulauan Mentawai, peluangnya lebih besar untuk lolos. Selain itu ia juga ingin bekerja di Mentawai. Sebelumnya, dia bekerja di rumah sakit swasta di Padang, kemudian pindah ke Padang Panjang, dan akhirnya mengikuti ujian CPNS.

 

BACA JUGA