Jalan Sepanjang 300 Meter Menuju SMAN 1 Pagai Utara Berlumpur

Jalan Sepanjang 300 Meter Menuju SMAN 1 Pagai Utara Berlumpur Jalan menuju SMAN 1 Pagai Utara yang berlumpur

SAUMANGANYAGuru dan Siswa SMAN 1 Pagai Utara berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai membangun jalan rabat beton menuju sekolah. Jalan menuju sekolah yang berlokasi di Dusun Biu-biu, Desa Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara itu masih berupa jalan tanah liat sehingga saat hujan jalan akan berlumpur.

Kepala SMAN 1 Pagai Utara, Nopik Afriko mengatakan, jalan tanah yang berlumpur saat hujan tersebut sepanjang 300 meter. Jalan tersebut tak dapat dilewati menggunakan sepeda motor.

“Hal ini menyebabkan guru dan juga siswa memarkirkan kendaraan di pinggir jalan dan berjalan kaki ke  sekolah dengan sepatu dijinjing dan ada juga pakai sepatu bot, jika turun hujan selama 30 menit saja tidak dapat dilalui,” kata Nofik kepada Mentawaikita.com, Selasa (4/12/2018).

Nopik Afriko menyebutkan, kendaraan sepeda motor yang  kami parkir di tinggal saja tanpa ada yang menjaga. Ia mengaku kadang khawatir sepeda motornya dicuri atau dikerjai oleh orang lain seperti ban dikempeskan.

“Harapan kami tenaga guru dan juga siswa agar Pemerintah Desa Saumanganya ataupun Dinas PUPR Pemda Mentawai membeton jalan tersebut sebab jalan itu tidak hanya dipakai oleh sekolah namun juga masyarakat yang mau ke kebun atau sawah,” ujarnya.

Hery Tasirileleu,  salah satu warga Saumanganya yang menjadi pelaksana kerja pembangunan Puskesmas Saumanganya menyebutkan, gara-gara jalan berlumpur pekerjaan mengangkut material ke lokasi pekerjaan sangat sulit.

“Apa lagi melansir  material pasir, besi, semen, terkadang dipanggul lagi oleh pekerja sejauh 200-500 meter jika mobil terpuruk di lumpur,” ujarnya.

Hery berharap ada solusi yang diberikan Pemkab Mentawai untuk pengerasan jalan tersebut seperti menimbun dengan batu agar permukaan jalan tidak berlumpur. 

BACA JUGA