Pembangunan Objek Wisata Sibuddaoinan Akan Menelan Dana Rp43 Miliar

Pembangunan Objek Wisata Sibuddaoinan Akan Menelan Dana Rp43 Miliar Sumur di tepi pantai Sibuddaoinan yang menjadi daya tarik wisata karena rasa airnya tidak asin meski terletak di tepi pantai (Foto : Dok.Mentawaikita.com)

SAIBI SAMUKOP-Pembangunan objek wisata di Sibuddaoinan, Desa Saibi Samukop, Kecamatan Siberut Tengah akan menelan dana Rp43 miliar.

Kepala Desa Saibi Samukop, Binsar Saririkka mengatakan, menurut Pemkab Mentawai, Sibuddaoinan direncanakan dibangun menjadi tempat wisata pantai, bakau dan sumur dengan anggaran mencapai Rp43 miliar.

Binsar menjelaskan, menurut rencana di sepanjang pantai akan dibangun rumah atau fasilitas pendukung wisata. “Makanya di bulan Desember ini surat hibah lahan dari suku sudah ada dan segera diserahkan ke Dinas Parawisata,” katanya.

Realisasi pembagunan, kata Kades Saibi itu hanya menunggu surat hibah lahan dari suku-suku yang telah sepakat menghibahkan lahannya. Jika surat hibah diserahkan langsung diproses dan kemungkinan tahun depan kegiatan pembangunan akan terlaksana

“Namun target pembangunannya ini tidak sekaligus karena anggarannya besar ini akan berlangsung selama 3 tahun,” jelasnya.

Sebelum ada penyerahan lahan dari pemilik tanah oleh suku-suku di Saibi, Suku Sanenek telah memulai menghibahkan tanah kepada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga seluas 1 hektar untuk dijadikan areal wisata di lokasi yang sama. Namun setelah dilihat oleh dinas terkait, lahan 1 hektar tidak cukup dijadikan objek pengembangan wisata.

“Makanya kita minta kesepakatan hari ini dengan suku-suku yang punya lahan dari Sibuddaoinan sampai Kaleak dan ini juga permintaan dinas (pariwisata),kata Binsar

BACA JUGA