SMAN 1 PUS Belum Memastikan Menggelar Ujian Berbasis Komputer

SMAN 1 PUS Belum Memastikan Menggelar Ujian Berbasis Komputer SMAN 1 Pagai Utara Selatan di Dusun Berkat, Desa Sikakap. (Foto : Supri/mentawaikita.com)

SIKAKAP—SMAN 1 Pagai Utara Selatan (PUS) yang berlokasi di Dusun Berkat Lama, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap belum dapat memastikan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang rencana pada April 2019 sebab tidak memiliki jaringan internet.

Kepala SMAN 1 PUS, Rita Warti mengatakan, ujian nasional tetap dilaksanakan namun masih menggunakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Sebenarnya dari sisi sekolah sendiri, kata dia, mereka telah mempersiapkan diri menggelar UNBK dengan cara mengirimkan guru mengikuti pelatihan tata cara melaksanakan ujian.

Mereka, lanjut Rita, sejak tahun 2017 telah mengajukan proposal ke Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Mentawai meminta bantuan diberikan fasilitas internet, namun belum mendapat jawaban.

“Kalau dilihat kesiapan sekolah SMAN1 PUS dalam hal pelaksanaan UNBK sudah oke, tapi karena belum ada wi-fi di sekolah sehingga UNBK belum bisa kita laksanakan di tahun ajaran 2018/2019,katanya, Kamis, (6/12/2018)

Di luar internet, fasilitas pendukung UNBK di SMA tersebut seperti komputer yang berjumlah 72 unit dan tenaga listrik sudah cukup memadai.

Tahun depan jumlah siswa SMAN 1 PUS yang akan mengikuti UN sebanyak 184 orang terdiri dari jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 90 orang dan jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 94 orang.

“Jika sudah ada tower wi-fi di sekolah tahun ajaran 2018/2019 SMAN 1 PUS sudah bisa melaksanakan UNBK, sebab syarat lain untuk melaksanakan UNBK di SMAN 1 PUS sudah lengkap," kata Santi Wambra, Wakil Kepala SMAN1 PUS pada hari yang sama. 

BACA JUGA