Camat Sikakap Minta Dinsos Buat Gudang Sembako untuk Antisipasi Bencana

Camat Sikakap Minta Dinsos Buat Gudang Sembako untuk Antisipasi Bencana Spanduk peta ancaman bencana di Dusun Pasibbuat Desa Taikako Kecamatan Sikakap. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-- Pemerintah Kecamatan Sikakap meminta agar Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Mentawai membuat gudang atau sembako kebencanaan di Desa Sikakap mengingat daerah pesisir pantai itu rawan bencana alam gempa bumi dan tsunami.

Kecamatan Sikakap terdiri tiga desa yakni Desa Sikakap, Desa Taikako, dan Desa Matobe berpenduduk 10.928 jiwa dengan 2.810 KK. Penduduk di tiga desa tersebut pada umumnya tinggal di tepi pantai. "Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan daerah rawan terkena bencana alam terutama sekali gempa bumi dan tsunami tapi sayang kita belum siap untuk menghadapi hal itu dengan bukti salter penyimpanan sembako kebencanaan saja di setiap Kecamatan belum ada,"kata Fransiskus Sakaletuk, Camat Kecamatan Sikakap, Selasa (4/12).

Ia menyebutkan, gudang penyimpanan sembako kebencanaan itu sangat perlu sekali ada di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai supaya bila terjadi bencana masyarakat tidak kesulitan mencari bahan makanan.

Sesuai pengalaman 2010 waktu terjadi gempa bumi dan tsunami di Pagai Utara dan Pagai Selatan, masyarakat yang terimbas tsunami seperti Dusun Sabeuguggung, Desa Betu Monga Kecamatan Pagai Utara terpaksa harus berjalan kaki puluhan kilometer untuk mencari beras, hal ini tidak akan terjadi kalau Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Mentawai membuat gudang sembako.

"Melihat hal ini kita Pemerintah Kecamatan Sikakap akan mencoba koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Mentawai agar dapat menyiapkan gudang tempat penyimpanan sembako, saya sebagai Camat Sikakap mengimbau masyarakat Kecamatan Sikakap supaya tetap waspada dan patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan,"katanya.

BACA JUGA