Jadwal Pelantikan 3 PAW Anggota DPRD Mentawai Belum Jelas

Jadwal Pelantikan 3 PAW Anggota DPRD Mentawai Belum Jelas Wakil Ketua DPRD Mentawai Nikanor Saguruk. (Foto: Patrisius Sanene/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT—DPRD Mentawai belum dapat memastikan jadwal pelantikan tiga Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD yakni Ermawati, Parsaoran Simanjuntak dan Selsius menggantikan, Gerson Samalinggai, Alisandre Zalukhu, dan Hendri Nasrani.

Nikanor Saguruk, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai menjelaskan pelantikan tiga orang PAW DPRD masih menunggu hasil putusan PTUN apalagi sudah ada disposisi Ketua DPRD Mentawai, Yosep Sarogdok.

Proses PAW terjadi karena tiga anggota DPRD, Gerson, Hendri dan Alisandre mendaftarkan diri sebagai calon legislatif untuk Pemilu 2019 dari partai berbeda alias pindah partai. Gerson dan Alisandre pindah dari Partai Gerindra ke Partai Perindo, sedangkan Hendri Nasrani, dari PAN ke Hanura. Sebagai syarat pencalegan, KPU mewajibkan caleg melampirkan surat pengunduran diri dari parpol sebelumnya yang berkonsekuensi PAW. Hal ini kemudian digugat ketiganya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Ditanyai apakah pelantikan dapat dilakukan pada Desember 2018, Nikanor tidak berani menjawab. "Terkait waktu pelantikan saya tidak bisa jawab, kita masih menunggu hasil PTUN sesuai dengan disposisi ketua DPRD karena yang jelas kita juga harus hati-hati apalagi ini adalah sebuah lembaga, kalau secara pribadi saya siap saja melantik tapi karena pengambilan keputusan di DPRD itu sifatnya kolektif kolegial tidak bisa diputuskan sendiri," kata Nikanor beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan lambannya pelantikan tiga orang PAW tersebut tidak ada unsur politik atau kepentingan tertentu. "Kita tidak ada niatan menunda pelantikan kita sepakati bahwa sesuai disposisi dari ketua DPRD Mentawai, (Yosep Sarogdok) pelantikan dilakukan menunggu hasil PTUN," kata Nikanor pada Kamis, (29/11).

Pada Rabu, (21/11) DPRD Mentawai melalui Wakil Ketua, Nikanor Saguruk telah melantik Damsuri, mantan kepala Desa Muara Siberut, menggantikan Rasyidin Syaiful yang sejak Juli 2018 lalu telah mengundurkan diri dari jabatannya karena kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada 2019-2024 dari partai berbeda atau pindah dari PBB.

BACA JUGA