Petani Sawah Matobat Mulai Jual Beras

Petani Sawah Matobat Mulai Jual Beras Hamparan sawah milik petani Matobat (Foto : Leo/mentawaikita.com)

MATOBATPetani sawah di Dusun Matobat, Desa Sinaka, Kecamatan Pagai Selatan telah mampu menjual beras dari hasil panennya pada tahun ini dan sebagian lagi disisihkan untuk kebutuhan keluarga.

Ajuar Sapalakkai, petani Matobat mengatakan, hasil panen ketiga pada tahun ini sebanyak 25-30 karung dengan berat per karung mencapai 50 kg. Jika sudah digiling dihasilkan beras sebanyak 15 karung dengan berat mencapai 750 kg.

Hasil panen itu kemudian dibagi oleh Ajuar yakni 350 kg untuk kebutuhan di rumah dan 400 kg dijual dengan harga Rp13 ribu per kg yang menghasilkan penjualan Rp5,2 juta. "Uang tersebut untuk membeli kebutuhan rumah tangga, hasil panen cukup berhasil sehingga kami bersama istri semangat untuk bersawah," katanya kepada Mentawaikita.com, Senin (26/11/2018).

Ajuar menyebutkan dirinya bersawaj sejak 2012 dengan luas sawah hanya 10 x 50 m dan setiap tahunnya bertambah hingga mencapai luas 30 x 400 m pada 2016. Di Matobat yang berpenduduk 96 kepala keluarga hampir 95 persen bersawah dengan luas garapan mencapai 20 hektar.

Ajuar kini tak perlu cemas lagi soal makanan sebab selama 4 bulan ia telah memiliki stok beras menjelang panen berikut.

Kepala Dusun Matobat, Parmenas Saogo mengakui sebagian petani telah berhasil menjual beras. Serangan hama tikus dan wereng masih dapat dikendalikan petani sehingga sawah mereka menghasilkan panen yang memuaskan.

"Saya berharap dinas pertanian Mentawai memberi penyuluhan agar hasil yang didapat petani bertambah banyak," ujarnya

BACA JUGA