KUB Toroiji Jual Batik Tulis Mentawai

KUB Toroiji Jual Batik Tulis Mentawai Mariani memperlihatkan motif batik Mentawai (Foto : Hendrikus/mentawaikita.com)

MUARASIBERUT-Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan Galery Toroiji Kecamatan Siberut Selatan mulai menjual kain batik motif Mentawai.

Kelompok yang terdiri dari ibu-ibu dan pemuda ini berasal dari Puro, Muara Siberut, Muntei dan Maileppet, Desa Madobak dan Salappak. Usaha bersama ini mulai dijalan sejak 4 bulan lalu.

Koordinator Batik Siberut Selatan, Mariani mengatakan, untuk menjalankan usaha KUB dan Galery Toroiji ini, anggota kelompok beriur Rp5 ribu per minggu.

"Usaha ini dibuka sebagai wadah pengembangan bakat masyarakat dan pembuktian diri bahwa ibu-ibu dan pemuda Mentawai juga mampu membatik," kata Mariani kepada Mentawaikita.com, Senin (26/11/2018).

Pada tahap awal ini, tiap minggu kedua kelompok ini mampu menghasilkan 5-6 helai batik Mentawai sepanjang 2,5 meter. Motif yang digambar dalam kain batik itu berupa gambar daun atau tato Mentawai, koraibik (tameng) dan gambar binatang.

Untuk menyiapkan bahan saja, kata Mariani, butuh waktu selama 1 bulan mulai dari mempersiapkan kain, kemudian menggambar. Butuh waktu 1-2 hari untuk mengeringkan batik setelah diberi motif.

Sementara harga yang ditawarkan selembar kain batik Rp250 ribu lebar kai 2,5 m, ukuran taplak meja Rp50 ribu, ikat kepala Rp20 ribu. Mariani mengatakan, saat festival pesona Mentawai mereka mendapat penjualan Rp2 juta.

"Selama ini penjualan kami lumayan lancar dan sudah banyak yang memesan baik itu untuk pribadi, guru, orang tua, untuk di Tuapeijat saja untuk bahan dasar 35 helai, kain pantai juga 35 helai barang milik kami sudah dititip di craf center Tuapeijat," ujarnya.

KUB dan Galery Toroiji, kata Mariani tidak menutup kesempatan kepada orang lain jika ingin bergabung atau sekadar belajar di galery mereka.

"Tidak hanya itu jika ada masyarakat atau pun instansi mana pun yang ingin mengorder baju batik khas Mentawai silahkan dihubungi sekretariat Kelompok Usaha Batik di Dusun Batpeigu Desa Muara Siberut Kecamatan Siberut Selatan," ujarnya.

Saat ini anggota KUB Toroiji berjumlah 35 orang khusus dibagian cap dan 20 orang lagi khusus batik tulis. "Semua anggota aktif dan belajar setiap hari membatik di rumah saya karena belum ada sekretariat" katanya.

Rencana ke depan ibu-ibu akan membuat kotak pensil, dan tas juga mereka akan menampung karya-karya kreatif yang ada di Siberut ini seperti letcu, kalung, luat, panah dan benda yang layak dijual

BACA JUGA