Polres Mentawai Tetapkan L. Tamba Jadi Tersangka Kasus Dugaan Perusakan Hotel El Shaddai

Polres Mentawai Tetapkan L Tamba Jadi Tersangka Kasus Dugaan Perusakan Hotel El Shaddai Seorang keluarga pemilik Hotel El Shaddai di Tuapeijat, Mentawai menunjukkan dinding bangunan Hotel El Saddai yang dibongkar dan diduga tak lagi sesuai objek sengketa putusan pengadilan. (Foto: Patris Sanene/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT—Kepolisian Resor Kepulauan Mentawai menetapkan Leonardus Tamba sebagai tersangka atas kasus dugaan perusakan Hotel El Shaddai di Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara, Mentawai.

"Benar saudara Leonardus Tamba) sudah kita tetapkan sebagai tersangka atas kasus pengrusakan, dan itu sudah lanjut," kata Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Hendri Yahya, pada Jumat, (22/11).

Penetapan status tersangka itu tindak lanjut laporan Balduin Purba, pemilik Hotel El Shaddai ke Polres Mentawai dengan Nomor : STPL/B/41/VIII/2018 pada 11 Agustus 2018/SPK-C terkait tindakan perusakan pada hotelnya yang diduga dilakukan Leonardus Tamba.

Sengketa antara keluarga Balduin Purba, pemilik Hotel El Shaddai di KM 0 Tuapeijat dengan Leonardus Tamba sudah berlangsung lama. Sebelumnya Pengadilan Negeri Padang nomor putusan 149/Pdt.G/2016/PN.Pdg memutuskan Leonardus Tamba memenangkan obyek sengketa tanah selebar 1,5 meter untuk akses jalan pada tanah miliknya yang berada di belakang hotel.

Usai putusan itu, Leonardus Tamba diduga telah melakukan tindakan perusakan plang merk hotel, payung parabola, pipa tangki air, septic tank, kamar mandi, instalasi kabel listrik, kloset, beberapa bak mandi dan tempat tidur yang berada bagian lantai 2 hotel milik Balduin.

Perbuatan Leonardus Tamba tersebut dinilai tidak lagi murni pada eksekusi objek sengketa yang dimenangkan oleh Leonardus Tamba di Pengadilan Negeri Padang namun sudah di luar perintah waktu eksekusi yang sudah dilaksanakan pada Kamis, 26 Juli lalu oleh Hendri, juru sita pada Pengadilan Negeri Padang.

BACA JUGA