PPK Sikakap Tetapkan DPTHP 1 Jumlah Pemilih Bertambah Menjadi 6928

PPK Sikakap Tetapkan DPTHP 1 Jumlah Pemilih Bertambah Menjadi 6928 Ketua PPS Desa Matobe Kristianto Saogo lagi membacakan DPTHP 1 Desa Matobe. (foto:supri/mentawaikita.com)

SIKAKAP-Rapat Pleno yang diadakan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sikakap di kantor Desa Sikakap Senin(12/11) ditetapkan Daftar Tetap Pemilih Hasil Perubahan satu (DPTHP 1) dengan jumlah pemilih tahun 2019 sebanyak 6.928 jiwa terdiri dari laki-laki 3.630 pemilih, dan perempuan 3.298 pemilih.

Rapat pleno PPK dihadiri oleh Ketua Panwascam Kecamatan Sikakap Ferdinand Salamanang, PPS Desa Sikakap, PPS Desa Taikako, PPS Desa Matobe, anggota Polsek Sikakap, anggota Danramil Sikakap, staf Kecamatan Sikakap, dan staf Desa Sikakap.

DPTHP 1 mengalami kenaikan dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kecamatan Sikakap. Dimana Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kecamatan Sikakap sebelumnya untuk pemilih laki-laki 3.617, pemilih perempuan 3.289 total 6.906 pemilih.

Untuk Desa Matobe ada sembilan TPS dengan DPS laki-laki 672, perempuan 581 total 1.253 namu untuk DPTHP 1 dengan jumlah pemilih laki-laki 672, perempuan 583 pemilih total 1.255 pemilih.

Desa Sikakap terdiri 19 TPS, DPS laki-laki 1.739, perempuan 1.623 pemilih total pemilih 3.362 pemilih. DPTHP 1 pemilih laki-laki 1.752, perempuan 1.629 pemilih total 3.381 pemilih.

Desa Taikako, terdiri 16 TPS, DPS laki-laki 1.206 pemilih, perempuan 1.085 pemilih, total 2.291 pemilih. DPTHP 1 laki-laki 1.206 pemilih, perempuan 1..086 pemilih, total 2.292 pemilih.

"Hasil DPT yang dikeluarkan oleh KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak ada perubahan di DPT Hasil Perubahan Tahap 1. Untuk Kecamatan Sikakap DPT dikeluarkan oleh KPU Mentawai 6.928 pemilih," kata Jumadin Tanjung, Ketua PPK Kecamatan Sikakap, Senin (12/11/2018)

Jumadin Tanjung menyebutkan, Kecamatan Sikakap terdiri dari 44 TPS, terdiri dari Desa Sikakap 19 TPS, Desa Matobe 9 TPS, dan Desa Taikako 16 TPS.

"Bagi warga yang layak pilih tapi belum terdaftar silahkan mendaftar di PPS dimana tempat tinggalnya, tak tertutup nanti ada Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan tahap dua (DPTHP 2 ), dan DPTHPtambahan,"katanya.

Ketua Panwascam Kecamatan Sikakap, Ferdinand Salamanang, mengatakan, sampai sekarang DPT masih bermasalah bukan hanya di Kabupaten Kepulauan Mentawai tapi di seluruh Indonesia, sebab DPT Pemilu 2019 berpatokan mengunakan KTP elektronik, sementara masih ada warga Indonesia yang belum memiliki KTP elektronik.

"Harapan kita sebelum pelaksanaan pemilihan umum DPRD Kabupaten, DPRD Propinsi, DPR RI, DPD dan Presiden dan wakil presiden semua warga Indonesia telah memiliki KTP elektronik, agar hak politik warga Indonesia tidak hilang," katanya.

BACA JUGA