Festival Pesona Mentawai 2018 Tawarkan Paket Wisata Eksotis

Festival Pesona Mentawai 2018 Tawarkan Paket Wisata Eksotis Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kepulauan Mentawai, Desti Seminora (dua dari kiri) berbincang dengan Kepala Desa Muntei, Agustinus Sagari terkait persiapan Festival Pesona Mentawai 2018. (Foto : Hendrik/mentawaikita.com)

MUNTEI-Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah raga Kabupaten Kepulauan Mentawai telah merancang berbagai paket wisata menarik yang akan disuguhkan pada perhelatan Festival Pesona Mentawai (FPM) 2018 bertempat di Desa Muntei November mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Desti Seminora mengatakan, salah satu yang menjadi suguhan kepada pengunjung festival yakni makanan tradisional khas Mentawai. Untuk itu, ia meminta warga Desa Muntei mempersiapkan kuliner tradisional khas Mentawai untuk wisatawan menyaksikan FPM 2018.

Soal standar, kata Desti, pihaknya akan memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang standar makanan tradisional Mentawai.

Selain kuliner, beberapa paket perjalanan wisata juga telah dirancang seperti paket wisata budaya melihat uma (rumah adat Mentawai) dan proses pengambilan keladi secara tradisional.

"Jadi, nanti akan dibuatkan paket wisata misal paket wisata budaya seperti melihat uma (rumah adat Mentawai), mengambil keladi, berladang, memberi makan ternak dan yang lainnya jadi wisatawan harus melihat dan ikut langsung apa yang dilakukan oleh masyarakat setempat, seperti daerah Tiop di sana akan dijadikan wisata kepiting, dan keindahan bakau karena daerah sana sangat cocok," kata Desti saat mengunjungi Desa Muntei sebagai tuan rumah pelaksanaan dalam rangka persiapan pelaksanaan FPM 2018, Selasa (25/9/2018).

Agar pengunjung yang datang dalam festival nyaman, Desti berharap kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

"Agar nanti wisatawan bisa nyaman dan keindahannyapun nampak, harus menanam bunga di pekarangan rumah," katanya.

Ia menyebutkan, meski Muntei menjadi tuan rumah perhelatan tersebut namun seluruh desa seperti Madobak, Muara Siberut dan Maileppet juga dilibatkan dan harus mendukung. Apalagi Dusun Puro yang masuk wilayah Desa Muara Siberut menjadi tempat atraksi selaju sampan.

Sementara Kepala Desa Muntei, Agustinus Sagari menyebutkan, pihaknya siap menjadi tuan rumah, segala masukan yang diberikan Disparpora Mentawai akan dilakukan. Ia juga tak ragu lagi sebab sebelumnya desa ini pernah menjadi tuan rumah Festival Panahan Mentawai.

"Untuk kebersihan sebelum festival dilaksanakan semua lingkungan sudah harus bersih, dan soal keamanan juga akan disiapkan karena banyak barang-barang tamu itu harus dijaga karena kita tidak ingin ada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," ujarnya

BACA JUGA